Khurafat: Ada Gitu Dalam Islam Adik Dilarang Nikah Duluan?

911

BERANIDAKWAH.COM | Adakah Hukumnya Dalam Islam Adik Dilarang Nikah Duluan?. Di zaman yang serba canggih begini, ternyata masih banyak khurafat dipelihara. Seperti dalam pernikahan, nama calon harus cocok, urutan anak ke berapa juga harus sinkron dengan primbon, tanggal lahir kedua calon juga harus pas dengan ‘hitung-hitungan’ sang dukun. Kalau itu sudah lolos, masih terganjal pula dengan keharusan menikah scara urut. Tidak boleh seseorang menikah mendahului kakaknya, apalagi kakak perempuan. Katanya, itu akan membuat sang kakak tidak laku, dan sang adik juga akan menerima akibatnya karena lancing melangkahi kakaknya.

Yang paling alot dalam memegang kepercayaan ini, tetap tidak mentolelir meskipun akhirnya keduanya harus menjadi perawan atau jejaka tua. Sebagian yang merasa terpaksa ‘melanggar’ adat itu mengharuskan sang adik untuk mengadakan ritual plangkahan. Yakni sebagai ungkapan permisi terhadap sang kakak yang dilangkahi adiknya untuk menikah. Jenis ritualnya bermacam-macam, dari yang sekedar hadiah, menuruti kemauan kakak, hingga ritual aneh yang bernuasa bid’ah dan syirik.

Adapun dalam Islam mengajarkan untuk menyegerakan nikah jika dirasa sudah mampu.

“Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian yang telah mampu, hendaklah segera menikah, karena hal itu lebih bisa menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, hendaknya di shaum, karena shaum adalah perisai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tidak menjadi soal apakah ketika menikah kakaknya didahului atau tidak. Karena datangnya rejeki tidak harus urut tua, sebagaimana datangnya kematian juga tidak harus urut usia. Anggapan bahwa kakak menjadi tidak laku, itu hanyalah takhayul yang tak didasari oleh argument yang sehat maupun dalil shahih dalam syariat. Yang harus diperbaiki ada stigma (anggapan buruk) sebagian masyarakat yang menabukan pernikahan seperti ini. Karena stigma ini pula, beberapa orang merasa malu dan terpukul jika adiknya lebih dulu menikah. Terkadang, untuk mencegah rasa malu itu, mereka rela menikah dengan sembarang orang, yang penting bisa cepat dan tidak dilangkahi sang adik.

Padahal, tak ada yang tabu, tak ada yang membuat mereka harus merasa malu ketika didahului adiknya menikah. Dilangkahi adik atau tidak, sama sekali tidak mempengaruhi cepat lambatnya mendapat jodoh. Bahkan, dengan sebab memudahkan urusan sang adik, bisa jadi Allah akan memudahkan urusannya, dan membantunya untuk mendapatkan jodoh yang tepat. Rasulullah bersabda,

Artinya: “Dan Allah akan membantu urusan seorang hamba, selagi hamba itu mau membantu saudaranya.” (HR. Muslim)

Jadi tak perlu khawatir lagi jika sang kakak menikah lebih lambat dari sang adik, toh jodoh tidak ada yang tahu. Yang penting tetap ikhtiar untuk mendapatkan jodoh yang benar aqidahnya sembari menata dan memperbaiki diri untuk tetap istiqomah dijalan-Nya. Semoga bermanfaat dan jazakallah khair.

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan