Hukum Memakai Baju Bergambar Seperti Setan, Hewan Dan Manusia?

400,079

BERANIDAKWAH.COM | Hukum Memakai Baju Bergambar Seperti Setan, Hewan Dan Manusia. Baju bergambar atau yang mempunyai corak berupa makhluk hidup memang menjadi trend fashion saat ini, banyak digemari dan dipakai oleh kaum remaja maupun anak-anak. Perihal tersebut, bagaimana dalam pandangan Islam? Apakah hukum memakai baju atau kaos bergambar?

Masalah ini cukup menarik untuk dibahas dan menariknya lagi adalah seseorang yang memperhatikan hal-hal seperti ini. Dengan begitu berarti ia telah memperhatikan pula keislamannya, apakah hal-hal yang ia lakukan atau ia sukai sudah sesuai dengan kaidah Islam atau sebaliknya, yaitu melenceng dari Islam.

Dalam Islam, menggunakan kaos maupu baju yang bergambar seperti manusia, hewan ataupun hal-hal menyeramkan layaknya setan adalah sesuatu yang dilarang. Hal ini berdasarkan beberapa nash hadits yang menyebutkan hal tersebut, seperti:

Artinya: Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda: “Malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung-patung atau gambar-gambar.” (HR. Muslim)

Dan juga sabda Nabi,

Artinya: Dari Aisyah ia berkata, “Rasulullah keluar sebentar lantas masuk kembali, sementara aku telah menggantungkan sehelai kain tipis bergambar kuda yang memiliki sayap. Aisyah berkata, “Ketika Rasulullah melihatnya, beliau bersabda: “Lepaskanlah kain itu.”.” (HR. Nasa’i)

Akan tetapi jika lukisan atau gambar tersebut dilukis pada permadani yang digunakan untuk berpijak atau bantal-bantal yang digunakan sebagai alat bersandar, maka hal itu diperbolehkan. Hal ini sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Aisyah:

Artinya:  Dari Aisyah istri Nabi, suatu ketika ia membentangkan tirai yang bergambar. Lalu Rasulullah masuk dan beliau mencabutnya. Aisyah berkata, “Maka aku potong tirai tersebut untuk di jadikan dua banyal.” (HR. Muslim)

Dan juga hadist:

Artinya: Dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah bersabda: “Jibril datang kepadaku, kemudian dia berkata, “Sesungguhnya tadi malam aku datang kepadamu, dan tidak ada yang menghalangiku masuk menemuimu dalam rumah yang kamu tempati, kecuali karena pada pintu rumah ada gambar seorang lelaki, dan dia dalam rumah ada tabir tipis yang bergambar dan ada anjingnya, perintahkan agar kepala gambar-gambar yang ada di pintu dipotong dan jadikan seperti bentuk pohon, perintahkan agar tabir itu dipotong kemudian dijadikan dua bantal yang di hamparkan dan dijadikan tempat sandaran serta perintahkan agar anjing itu dikeluarkan dari rumah.” (HR. Tirmidzi).

Ironisnya lagi banyak di antara kita sebagai muslim yang menyepelekan hal tersebut, bahkan kerap kita temui ketika shalat di masjid menggunakan kaos atau baju bergambar. Selain itu juga kemungkinan bisa mengganggu kekhusyukan dari jamaah lainnya. Sepantasnyalah ketika kita menghadap Alla Ta’ala adalah menggunakan pakaian terbaik yang kita miliki, tidak perlu paling mahal asalkan sopan dan sesuai kaidah Islam tentu itu lebih baik.

Menghadap orang penting seperti walikota, camat atau presiden saja bisa menggunakan pakaian yang bagus, apalagi ketika menghadap kepada Yang Maha Memberikan segalanya kepada orang penting di atas, yaitu Allah Ta’ala, tentu harus lebih baik lagi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan keilmuan agama kita. Aamiin

Eits…Jangan tutup dulu, yuk baca juga:

1 Comment
  1. Rifky says

    Jazakallahu khairan Akhi…

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan